Bedah Buku “Kebijakan Akuntansi Berbasis Akrual Berpedoman pada SAP” 16 Juni 2015

24 Juni 2015 Budi Budiman



Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Internasional, Raden Yudi Ramdan Budiman membuka secara resmi acara Bedah Buku dengan judul “Kebijakan Akuntansi Berbasis Akrual Berpedoman pada SAP”.

Acara bedah buku diadakan di Ruang Manokwari Gedung Umar Wirahadikusumah Lantai 9 pada Selasa, 16 Juni 2015 yang diikuti oleh 86 orang.

Acara Bedah Buku karangan Dadang Suwanda (Dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri) dibahas oleh Hery Subowo (Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah) dan dimoderatori oleh Agus Bambang Irawan.

Kepala Biro Humas dan KSI dalam sambutannya, meminta kepada para pemeriksa (baca:auditor) untuk mempersiapkan diri belajar dan membaca pola audit berbasis akrual. Disamping itu, Karo Humas dan KSI menginformasikan bahwa BPK akan menyatukan pusat informasi dan dokumentasi berdekatan, yaitu Perpustakaan, Museum, Pusat Informasi dan Komunikasi serta Media Center.

Pada tahun 2015, seluruh instansi pemerintah baik yang ada di pusat maupun di daerah diharapkan sudah menerapkan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) berbasis akrual (accrual basis). Dasar hukum penerapan SAP berbasis akrual adalah PP No. 71/2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah sebagai amanat dari UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara. Dalam PP No. 71/2010 disebutkan SAP berbasis akrual dilaksanakan empat tahun setelah tahun 2010, yang artinya dilaksanakan pada 2015.

Pengertian akuntansi berbasis akrual secara konseptual dipercaya menghasilkan informasi yang lebih akuntabel dan transparan dibandingkan dengan akuntansi berbasis kas. Akuntansi berbasis akrual dianggap mampu mendukung terlaksananya perhitungan berbagai macam biaya pelayanan publik yang disediakan oleh pemerintah secara wajar. Pencatatan dan perhitungan seluruh beban, baik yang sudah dibayar maupun yang belum dibayar dalam basis akrual dapat menyediakan pengukuran yang lebih baik, pengakuan yang tepat waktu, dan pengungkapan kewajiban di masa mendatang. Informasi berbasis akrual juga menyediakan informasi mengenai penggunaan sumber daya ekonomi yang sebenarnya dilihat dari pengukuran kinerja. Oleh karena itu, akuntansi berbasis akrual merupakan salah satu sarana pendukung yang saat ini diperlukan dalam rangka transparansi dan akuntabilitas pemerintah.

Manfaat sistem akuntansi berbasis akrual yaitu mendukung manajemen kinerja, memfasilitasi manajemen keuangan yang lebih baik, memperbaiki pengertian akan biaya program, memperluas dan meningkatkan informasi alokasi sumber daya, meningkatkan laporan keuangan.